Selasa, 11 September 2012

Jurus Pemasaran "Gila" ala PSY -Gangnam Style

Mendiang Andy Warhol pernah bilang  bahwa Anda akan terkenal sedunia hanya dalam 15 menit. Andy mengatakan hal itu jauh sebelum muncul ingar bingar media sosial. Dan, ucapan ini saat ini menjadi kenyataan. Lagi-lagi, YouTube kembali menjadi media bagi yang dulunya bukan apa-apa menjadi apa-apa dan diperbincangkan di seluruh dunia.



http://devorzongallery.com/artists/andywarhol

Contoh paling populernya siapa lagi kalau bukan Gangnam Style! Bahkan, gaya dan gerakan dari K-Pop Single asal Korea Selatan PSY itu ditirukan dengan berbagai gaya dari berbagai negara, termasuk para artis papan atas. Sampai tulisan ini diturunkan, video Gangnam Style mendapatkan lebih dari 143 juta views dengan 1,4 juta likes (11 September 2012 - 23.00WIB)

Kenapa bisa begitu populer bak "virus outbreak" ?  Kunci utamanya ada pada super uniknya video ini, nyeleneh, dan tentu lucu. Psy menjadi sentral dalam hal ini. PSY bisa menyuguhkan sebuah dance dan lagu yang unik, lincah, ritmik, jenaka, sekaligus “gila.” Gerakan dan lagunya sangat simpel dan mudah ditirukan. Sehingga, orang yang menirukannya pun turut senang dan menikmati. Dengan begitu, lagu ini gampang sekali menjadi milik semua orang.

Kunci kedua adalah peran serta social media. Gara-gara social media inilah, orang-orang pun mulai ketularan "gila" nya dance ala Gangnam Style dengan berbagai versi. Mulai dari versi parody, versi Thailand dan sebagainya.



Saking fenomenalnya, Gangnam Style membuat para artis papan atas pun turut kepincut. Nelly Furtado, misalnya, turut manggung dengan menampilkan gerakan dan irama ala Gangnam Style. Bahkan, Katie Perry, Britney Spears, juga turut “terjangkiti virus” Gangnam Style. Dan, Justien Bieber pun dibuat kesengsem dan merekrut Psy menjadi produser Bieber di Amerika Serikat.

Patut kita acungi dua jempol karena inilah viral marketing sesungguhnya. Tapi ingatlah, tidak gampang memulai suatu strategi pemasaran ala viral marketing "Gangnam Style".

Pelajaran yang bisa diambil dari viral marketing ala Gangnam Style adalah mau tidak mau produknya harus unik dan memiliki diferensiasi yang kuat. Ada nasihat di dunia pemasaran bahwa untuk sukses di pasar tidak harus menjadi yang terbaik, tapi menjadi yang berbeda. Sebab itu, diferensiasi ini menjadi kata kunci. Gangnam Style jelas memiliki diferensiasi tersebut. Diferensiasi inilah yang menjadi daya pikat
.
Kedua, simplisitas. Kesederhanaan, dalam banyak hal, menjadi kunci sukses produk bisa diterima dengan mudah oleh konsumennya. Gangnam Style berhasil menyuguhkan video klik yang simpel yang mudah ditirukan oleh banyak orang.

Ketiga, sentuh sisi emosional. Produk dan kampanye marketing yang mampu menyentuh sisi emosional audiensnya, dijamin bakal sukses dan langgeng. Gangnam berhasil merebut hati para penggemarnya. Bahkan, keriangan, kelucuan, kebebasan, yang diusung dalam gerakan Gangnam Style akhirnya menjadi milik bersama. Audiens merasa memiliki gerakan tersebut. Terbukti dengan flash mob dan aneka versi Gangnam Style yang dibuat dan dimunculkan di media sosial. Sentuhan pengalaman dan emosional ini membuat customer memiliki sense of belonging pada produk tersebut.

Keempat, gunakan media sosial. Di era komunikasi horisontal saat ini, media sosial bisa menjadi alat mumpuni berkampanye yang mengusung nilai low budget-high impact. Gangnam Style hampir tak mengeluarkan bujet sepeser pun untuk terkenal seperti sekarang. Sebaliknya, dari media sosial inilah, Gangnam Style malah mendapatkan benefitnya. Dari perbincangan di media sosial, Gangnam Style diangkat jadi perbincangan di media-media kelas dunia, seperti CNN, CBS, Bloomberg Television, The Washington Post, BBC, dan sebagainya.

Indonesia sempat dihebohkan dengan video Udin Sedunia, Briptu Norman, dan yang paling populer adalah Sinta Jojo dengan Keong Racun. Tapi, apa yang membuat Gangnam Style lebih populer ? Padahal sama-sama menunjukkan keunikan, simplisitas, menunjukkan emosional yang kuat, dan sama-sama menggunakan social media seperti YouTube untuk mendongkrak popularitas ?



Mari share disini :)

Sumber

Psikologi Manusia & Strategi Pemasaran

"Zaman sekarang memang harus berjualan dengan cara yang kreatif, kalau tidak pasti kita akan di salip oleh pesaing kita" kata-kata itulah yang terlontar dari mulut teman saya ketika sedang membahas produk marketing yang ampuh, kata-kata singkat inipun selalu terngiang di benak saya sampai sekarang, mungkin banyak yang bertanya sebenarnya strategi marketing seperti apa sih yang di terapkan oleh perusahaan-perusahaan yang sukses menjual produknya?

Pertanyaan inipun sedikit-demi sedikit mulai terjawab di buku yang tidak sengaja saya temukan berjudul Buy-Ology, di dalam buku ini di bahas teknik-teknik marketing yang biasa di pakai oleh perusahaan besar dalam meningkatkan penjualan produknya, teknik marketing yang telah digunakan lalu diuji dengan penelitian ilmiah yang memenfaatkan alat bernama MRI yang dapat memindai aktivitas otak, sehingga peneliti dapat mengetahui bagian otak mana saja yang akan bereaksi terhadap paparan merk produk atau strategi marketing yang dilakukan.

Ada satu bab yang sangat menarik bagi saya dalam buku itu, dimana banyak teknik marketing yang memenfaatkan apa yang di namakan Neuron Cermin, yang mana bagian otak mempunyai kontribusi terhadap sinyal rasa empati maupun keinginan seseorang untuk meniru orang lain.

Mari kita buktikan secara sederhana keberadaan Neuron Cermin dalam otak kita dengan kata Tertawa, atau semua hal yang berhubungan dengan Tertawa, mungkin banyak dari anda yang akan langsung tertawa ataupun merasa ingin tertawa pada saat membaca kata ini, kalau kita perhatikan lebih jauh mungkin kita tertawa bukan karena merasa lucu, tetapi cukup dengan melihat orang di dekat kita tertawa maka seolah-olah kita tertular tertawa dari orang tersebut. betul?

Konsep peniruan inilah yang di manfaatkan para marketing di perusahaan kelas dunia selama ini, saya beri contoh mudah, pernahkan anda jalan-jalan ke mall kemudian sampai pada gerai yang menjual pakaian, di sana terdapat banyak poster besar model yang super cantik dan super sexy, lalu pada suatu waktu anda melihat pakaian yang di kenakan pada manekin yang bertubuh indah dan proporsional, lalu otak anda secara tidak sadar mulai berkata "baju ini pasti juga bagus di pakai olehku seperti dia,tubuhku akan terlihat lebih proporsional dan indah", dan sudah bisa ditebak beberapa menit kemudian anda sudah sampai di kasir dan melakukan pembelian.


Atau contoh yang lebih spektakuler yang terjadi belakangan di sekitar kita, siapa sih yang tidak tahu Blackberry. Kalau mau, mari kita jujur, apakah anda membeli ponsel blackberry sangat membutuhkan fungsinya atau ingin terlihat seperti teman-teman anda? mungkin sewaktu anda belum mempunyai Blackberry pada suatu waktu anda melihat teman-teman anda memakai hp itu, dengan di tambah pengaruh-pengaruh pembicaraan tentang "tingkat kasta" para pemakai blackberry akan meningkat apabila menenteng ponsel itu, maka secara tidak sadar otak anda akan berkata "Aku mau itu, aku mau hp Blackberry agar seperti mereka", hal ini tidak hanya terjadi pada anda tetapi juga pada kebanyakan pengguna Blackberry di Indonesia.

Neuron cermin juga sering bereaksi terhadap segala sesuatu yang kita lihat secara online, anda pasti pernah melihat video-video di youtube bagaimana seseorang membuka pembungkus dari barang yang mereka beli, seberti bagaimana seseorang membuka pembungkus ponsel Blackberry untuk pertama kalinya atau bagaimana seorang anak membuka pembungkus dan sedikit mereview XBOX yang baru dibelinya, video seperti ini sedikit banyak mempengaruhi seseorang dalam keputusan membeli suatu barang, dengan banyakya view pada video-video ini menurut seorang direktur agen periklanan hal ini sebagai puncak dari rasa keinginan seseorang terhadap suatu barang, mungkin banyak orang-orang di luar sana yang sangat menginginkan barang tersebut, maka ia akan mencari pemuas terhadap keinginannya dengan menonton video itu.



Hal ini mulai banyak di gunakan oleh marketer sebagai salah satu strategi marketing yang ampuh. Jadi berhati-hatilah anda, karena masa depan periklanan mungkin akan menggunakan teknik ini untuk memaksa otak anda membeli produk yang mereka tawarkan di luar batas penalaran anda maupun batas dompet anda

Lalu bagaimana dengan strategi marketing yang anda lakukan untuk meningkatkan penjualan produk anda? Mungkin strategi ini bisa diterapkan pada produk anda mulai sekarang.


* Sedikit tambahan untuk anda yang mungkin ingin membeli , silakan lihat video tentang produk teranyar Iphone & Samsung Galaxy. Saya yakin Anda begitu bernafsu untuk memilikinya.






Alasan Membeli Produk Anda

Apa yang membuat anda membeli TV Samsung ketimbang Polytron? Dan apabila anda ingin membeli sebuah mobil apa yang anda pikirkan ketika memilih Avanza ketimbang Xenia, padahal kedua mobil itu di sebut-sebut “kembar Identik” baik secara material maupun kualitas, dan apa sih yang membuat anda memilih coklat Toblerone ketimbang Silverqueen? Bagaimana anda membuat keputusan membeli terhadap barang-barang ini?

Percayakah anda bahwa selama ini otak anda di tuntun untuk membeli sebuah produk oleh penanda somatik yang sudah di tanam di otak anda oleh para marketer? dan apa sebenarnya penanda somatik di sini?

Sebelum melangkah ke bahasan selanjutnya mari kita uji sebenarnya penanda somatik itu benar-benar ada atau tidak .  Mari kita kembali pada waktu usia anda masih 8 tahun, pada waktu pulang sekolah sudah terhidang semangkuk kolak panas di meja makan, karena anda lapar anda langsung melahapnya dengan dengan rakus, sesaat kemudian anda baru menyadari kalau kolak itu baru selesai di masak dan masih mendidih, sontak anda menangis dan memuntahkan kolak panas yang ada di mulut anda karena merasa lidah anda terbakar. Sekarang anda pasti sudah tidak bisa mengingat rasa sakit yang pernah anda rasakan pada saat itu, tetapi kalau saya menyuruh anda makan kolak mendidih apakah anda mau? Saja jamin anda pasti tidak akan mau (kecuali anda punya ilmu kebal) karena anda tahu rasa sakitnya apabila melakukan itu.

Rasa sakit itulah yang dinamakan penanda somatik, secara tidak sadar otak anda akan membuat hubungan antara ‘lidah’, ‘kolak panas’ dan ‘rasa sakit yang luar biasa’ yang menurut seorang ilmuan bernama Antonio Domasio, penanda somatik ini ibarat pembatas buku.

Mungkin untuk beberapa barang yang harganya terbilang mahal seperti mobil anda akan berpikir panjang untuk membeli dan melakukan beberapa survei, teetapi bagaimana kalau saya tanya ketika anda belanja di supermarket kenapa anda memilih sambal ABC ketimbang merek lain? Mungkin banyak yang menjawab, ‘suka aja sama merk itu’ atau mungkin hanya menjawab ‘tidak ada alasan khusus tuh’.

Namun tahukah anda proses berpikir yang terjadi di kepala anda pada saat menghadapi situasi pembelian otak anda akan memindai memori, fakta-fakta perasaan lalu menyimpulkannya dalam sebuh respon dalam waktu yang sangat cepat, otak anda akan bergerak dari suatu titik awal menuju titik akhir yang akan menjadi keputusan pembelian anda dalam waktu kurang dari 5 detik mungkin anda sendiri tidak menyadari ini. Nah jalan pintas di otak inilah yang dinamakan penanda somatik yang saat ini telah banyak di gunakan marketer untuk mempromosikan produknya.

Penanda-penanda somatik inilah yang akan muncul setiap kali anda di hadapkan pada situasi pembelian . Para marketer di perusahaan-perusahaan besar mengerti betul penanda somatik ini yang dengan hati-hati menanamkan penanda-penanda somatik di otak anda sehingga dapat menuntun otak anda kepada produk yang mereka tawarkan.

Mari kita ambil contoh seorang pria bernama Tom Dickson, dia adalah seorang ayah seperti ayah-ayah separuh baya lainnya di daerah pinggiran midwest. Tapi si ayah ini memiliki pekerjaan yang tidak biasa, dia menjual blender. Sebenarnya bukan pekerjaannya yang aneh. Tetapi untuk mempromosikan blendernya dia membuat sebuah klip pendek dan di masukkan ke youtube. Setiap minggu dia mencoba memblender segala sesuatu mulai dari buah-buahan, ikan laut, selang tanaman dan korek api gas, sampai pada Iphone dan Ipad!



Anda akan terkaget-kaget ketika Tom Menghancurkan Ipadnya dengan wajah tanpa dosa dan nantinya anda akan melihat sebuah Ipad berputar-putar di blender hingga menimbulkan suara merdu sampa akhirnya hilang karena telah menjadi sepihan-serpihan kecil. Di sini penonton di buat terkejut dan akan menjadi sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Hal inilah yang nantinya akan menjadi penanda-penanda somatik yang pada saat pembeli akan membeli blender ia akan mengingat produk blender yang di jual oleh Tom Dickson ini.

Penanda somatik ini juga telah menjadi salah satu strategi marketing dari perusahaan Starbucks dengan tagline ‘leave your mark’, Starbucks dengan hati hati memberikan penanda di otak pembeli mereka dengan pengalaman-pengalaman dan kenyamanan yang ada di kedai mereka, dengan menggunakan aroma kopi, pelayanan yang bersahabat sampai pada musik pengiring yang akan menjadi penuntun di dalam otak konsumen, pembahasan strategi ini dapat anda baca lebih lanjut di buku starbucks experience.

Penanda-penanda somatik ini juga bekerja lewat penghargaan, sangksi dan rasa takut, oleh sebab itu banyak perusahaan obat yaang juga memanfaatkan penanda ini kita ambil contoh shampo bayi jhonson and jhonson, efek apakah yang di timbulkan dalam iklan ini? Kita semua tahu bahwa shampo yang masuk ke mata akan menimbulkan rasa perih yang menyakitkan, melalui iklan ini jhonson & jonson memberikan penanda yang akan menanggulangi rasa sakit pada mata yang ditimbulkan oleh shampo lain.

Demikian beberapa contoh strategi marketing yang menggunakan penanda somatik yang membimbing otak konsumen untuk membeli produk kita, sebuah iklan yang anda buat bukan hanya menjadi kumpulan gambar yang hanya memajang produk anda, tetapi berilah tanda yang bisa menjadi pengingat untuk pembeli.

Maka dari itu hati-hatilah menerapkan strategi marketing anda, karena mungkin kompetitor anda sudah mulai menanamkan strategi ini untuk memaksa konsumen membeli produk mereka. Bagaimana dengan strategi marketing yang sudah anda terapkan? mari kita share bersama..

Mau lihat contoh video yang mengena di hati? cek video berikut ini,gimana perasaan anda setelah nonton video ini?






Jumat, 07 September 2012

Kegiatan Weekend

harianking.blogspot.com


Hari sabtu adalah hari weekend yang dinanti oleh sebagian besar keluarga. Setelah enam hari berkutat dengan kerjaan kantor atau pun bisnis yang tiada habisnya, sudah menjadi hak humanis jika tubuh perlu terlepas dari stress. Bagaimana Anda mengisi liburan weekend ? Berikut pengalaman saya mengisi kegiatan weekend.

1. Merencanakan kegiatan
Apa yang menjadi kegiatan yang paling diminati ? Nah, kalau saya terlebih dahulu merencanakan kegiatan terlebih dahulu berdasarkan kegiatan/ hobi yang saya minati. Karena saya memiliki beberapa kegiatan yang saya sukai seperti menulis artikel, menyalurkan hobi masak, membaca buku kesukaan, bermain video game dan sesekali waktu refreshing keluar kota Medan, maka yang saya lakukan adalah membuat daftar kegiatan. Mengapa saya buat daftar kegiatan weekend yang ada dibenak saya? Agar lebih mudah mengatur kegiatannya toh :) Percayalah.

2. Atur jadwal

Setelah saya membuat daftar kegiatan weekend yang saya sukai, selanjutnya saya coba atur kegiatan santai tersebut sesuai dengan jam yang saya tentukan sendiri. Misalnya, jam olah raga pagi dari jam 5 pagi hingga jam 7 pagi. Selanjutnya bersih-bersih rumah dan cuci pakaian numpuk- eit, jangan salah, kegiatan bersih-bersih rumah dan mencuci pakaian sering mengasyikkan kok asal diselingi dengan lagu-lagu kesukaan Anda :) - . Aturlah jadwal agar hidup ini tertib :)

3. Selanjutnya, eksekusi perencanaan !

Ini yang paling ditunggu, melaksanakan perencanaan. Enjoy lah dengan susunan kegiatan Anda karena Anda sendiri yang merencanakan kegiatan yang membuat diri Anda tenang, lepas dari stress dan membuat Anda bisa bersemangat kembali :)

Kunci utama agar kegiatan weekend Anda bernilai adalah janganlah terlalu boros dengan kegiatan Anda sehingga terhindar dari out of budget. Sesuaikanlah ;)

Heppy weekend :)

Minggu, 29 Juli 2012

Siasat Mengatur Pengeluaran Di Bulan Ramadhan

Pada bulan Ramadan, meski tampak teratur, ternyata pengeluarannya bisa lebih besar dari pada bulan-bulan biasa, terutama untuk urusan makanan, dan juga persiapan lebaran. Sebetulnya, kisah ini tidak harus berulang lho! Yuk, simak tips berikut untuk mensiasati pengeluaran di bulan puasa, agar keuangan tidak carut-marut.



1.     Bagaimana menyiasati pengeluaran di bulan ramadan ini agar tidak menjadi ‘boros’? 
 
Sumber keborosan utama di Bulan Ramadhan adalah “lapar mata” saat berbelanja untuk berbuka dan juga kebutuhan untuk memberikan bingkisan lebaran untuk rekan kerja maupun kolega. Nah, banyak sekali orang yang berani untuk gesek kartu kredit disana-sini, karena merasa akan dapat Tunjangan Hari Raya alias gaji dobel. Sayangnya, gaji dobel tapi pengeluaran bisa sampai tiga kali lipat bulan-bulan biasa!

Oleh karena itu, salah satu cara paling ampuh untuk mensiasatinya adalah membuat anggaran dan menyiapkan uang sesuai anggaran dalam amplop-amplop. Anda hanya akan membuka amplop pada saatnya, yaitu setiap minggu. Jadi, kalau persediaan uang di amplop menipis, Anda tidak punya pilihan selain berhemat. Karena Anda tidak bisa merobek amplop untuk minggu berikutnya. 

2.     Pos-pos pengeluaran seperti apa yang harus dibuat? 

Kebutuhan di bulan Ramadhan dan juga puncaknya saat Lebaran bisa sangat banyak. Daftarnya panjang, antara lain biaya mudik, oleh-oleh atau hadiah buat saudara dan kerabat, renovasi rumah, kue lebaran, baju, sepatu, aksesori dan seterusnya. 
 
Pada saat bulan Ramadhan, usahakan tidak menaikkan uang belanja harian. Jatah makan siang berubah menjadi jatah berbuka, sehingga sisanya tentu tidak ada perubahan.Sedangkan untuk Lebaran itu sendiri, prioritas pertama - kebutuhan terdekat – antara lain misalnya memberikan THR kepada para pekerja di rumah seperti pembantu rumah tangga, supir, pengasuh anak, dan mereka yang telah membantu kita melakukan pekerjaan rumah tangga saat kita bekerja di kantor. Bila kita mendapat THR dari tempat bekerja, mereka yang bekerja untuk kita juga berhak lho mendapatkan THR.

Priotitas kedua tentu saja menyiapkan makanan Lebaran. Bagi yang masih memiliki orang tua atau saudara dekat di kampung halaman, maka anggaran untuk mudik wajib disisihkan. Jangan lupa masukkan juga biaya oleh-oleh dan bantuan untuk sanak saudara. Bila dananya tidak ada, maka Anda dapat mengirimkan saja bantuan dana melalui transfer atau wesel. Mudik ke kampung halaman? Bisa ditunda untuk liburan berikutnya. Selain bebas dari kemacetan, umumnya harga kamar penginapan pun lebih murah saat musim sepi. 
 
Pakaian baru, aksesoris dan hal-hal lain yang sifatnya kemewahan dapat ditunda lho. Bila terpaksa juga harus membeli, prioritaskan untuk keperluan anak-anak karena mereka sulit mengerti bila tidak mendapat barang baru. Nah, kalau dananya memang cukup maka tidak ada salahnya membeli barung baru untuk seluruh anggota keluarga. 

3.  Bagaimana supaya kita tidak ‘lapar mata’ untuk membeli (misalnya makanan yang belum tentu termakan, atau kebutuhan lebaran yang sebetulnya tidak benar-benar diperlukan)? 
 
Wah, ini memang godaan standar orang berpuasa. Cara paling efektif tentu saja dengan metode amplop yang sudah dijelaskan sebelumnya itu. Selain itu, kurangi bepergian ke pusat perbelanjaan dan habiskan waktu untuk mengaji dan beribadah.

4.     Tips untuk ibu-ibu rumah tangga agar bijak mengatur keuangan di bulan Ramadan ini? 

Penting kita ingat bahwa jangan habiskan seluruh uang gaji dan THR hanya untuk kebutuhan jangka pendek! Sisihkan juga minimal 10% untuk tujuan keuangan yang akan jatuh tempo dalam 1 tahun sampai 3 tahun mendatang dan minimal 5% untuk investasi masa depan. 
 
Setiap penghasilan yang diterima, termasuk THR, harus dapat disisihkan untuk;
1.     Zakat atau kegiatan sosial lain,
2.     Assurance dalam bentuk dana darurat dan kebutuhan proteksi,
3.     Present Consumption atau keperluan hidup saat ini (kebutuhan jangka pendek),
4.     Future Spending atau tujuan keuangan jangka menengah,
5.     Investment yaitu investasi masa depan. 

Intinya, kuatkan persepsi perbedaan antara keinginan dengan kebutuhan Anda. Biasanya, selama bulan ramadhan, level keinginan lebih tinggi daripada kebutuhan. Kelemahan Anda inilah yang dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk meraup untung sebanyak-banyaknya.

 Ketatkan ikat pinggang biar kantong tak jebol dan masa depan lebih jelas :) 

Selamat berbuka puasa :)  





1. Prioritas kebutuhan Buatlah catatan keperluan-keperluan penting Anda seperti beras, minyak, gula, dll. Jika memungkinkan, beli dalam jumlah banyak sebagai stok untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan agar mendapat harga lebih ringan. 2. Mengatur menu Buatlah daftar dan persiapkan menu-menu yang akan Anda hidangkan untuk sahur dan berbuka agar mengurangi beli makanan diluar. Dengan cara ini, selain lebih hemat, juga lebih sehat. 3. Menabung Pengeluaran anda selama siang hari bisa sebaiknya ditabung. Misal, jika biasanya menghabiskan Rp 20 ribu untuk makan siang, Anda bisa tabung jumlah tersebut untuk keperluan yang mendesak. 4. Jaga hawa nafsu Menjaga perasaan sabar tidak hanya selama menjalani puasa, tetapi juga setelah selesai berpuasa. Maksudnya, umat mayoritas islam cenderung mengeluarkan uang lebih banyak untuk berbuka puasa. Menuruti hawa nafsu yang– sebagian bilang– “cuma lapar mata”. Padahal, berbuka puasa sederhana dengan teh manis dan kurma sudah cukup. 5. Belanja lebih awal Membeli kebutuhan ramadhan dan lebaran di jauh-jauh hari sebelumnya karena semakin dekat hari raya, semakin tinggi biasanya harga-harga melambung.

Read more at: http://ciricara.com/2012/07/23/ciricara-agar-pengeluaran-tak-boros-selama-ramadhan/
Copyright © CiriCara.com



Selasa, 24 Juli 2012

Mitos Angka 4 Dan 13

Mitos angka 4 dan angka 13 yang dianggap sebagai angka yang membawa sial dan bencana masih menjadi suatu hal percaya atau tidak percaya. Beberapa orang percaya karena mengalami hal yang aneh atau mistis ketika menghadapi suatu hal yang berhubungan dengan angka 4 dan angka 13, misalnya di lantai 4 atau 13 atau di ruangan yang bernomor angka-angka tersebut. Mitos ini semakin diperkuat dengan Fengshui dari China yang mengatakan angka-angka tersebut bermakna kematian. Dampaknya, banyak perusahaan jadi ikut percaya dengan mitos ini sehingga banyak dari mereka tidak mencantumkan angka 4 dan angka 13 di gedung perkantoran maupun aktivitas mereka. Namun, beberapa orang tidak percaya sekali dengan mitos ini, dan tidak terjadi apa-apa dengan mereka. Lalu bagaimana strategi Pemasaran terhadap mitos angka 4 dan angka 13?

Saya berpendapat bahwa pada dasarnya mitos ini tidak berarti apa-apa atau nihil. Tidak akan ada dampak yang terjadi dari penggunaan angka 4 dan angka 13 ini. Semua angka adalah sama. Namun, karena begitu kuatnya Fengshui dan kepercayaan pada mitos angka 4 dan angka 13, ternyata berdampak signifikan pada strategi pemasaran yang dilakukan oleh beberapa perusahaan. Hal ini bukan berarti pemasaran percaya akan mitos. Ini menjadi sebuah strategi pemasaran yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang percaya akan mitos-mitos tertentu, seperti mitos angka 4 dan angka 13. Strategi pemasaran ini dilakukan oleh beberapa perusahaan yang memiliki gedung pencakar langit, hotel, dan Nokia. Mereka tidak meencantumkan angka 4 dan angka 13 di gedung atau produk mereka karena khawatir dengan kepercayaan pelanggan terhadap mitos ini sehingga pelanggan enggan menggunakan produk atau memasuki gedung perkantoran mereka.

Namun,beberapa perusahaan AS yang syarat dengan angka-angka tersebut justru tidak terpengaruh dengan mitos ini, malah menjadikan AS Negara maju, dan perusahaan-perusahaan AS menjadi salah satu perusahaan tersukses di dunia.

Jadi, mitos tetaplah mitos. Percaya dan tidak percaya tergantung dari kita. Pemasaran tidak mempercayai mitos. Pemasaran menyikapinya sebagai salah satu masukan untuk strategi pemasaran yang sesuai dengan permintaan pasar.

Iblis Dan Dunia Pemasaran



Dalam ilmu pemasaran, kita sangat mengenal beberapa ahli pemasaran mulai dari akademisi hingga praktisi terkenal di dunia. Sebut saja Philip Kotler, Hermawan Kertajaya, Kevin Lane Keller, Rhenald Kasali, dan ahli pemasaran lainnya. Beliau-beliau tersebut dapat kita sebut sebagai guru pemasaran. Semua tulisan, seminar dan presentasi beliau-beliau tersebut selalu menjadi best seller dan diikuti banyak partisipan di dunia.

Namun, apa kita tahu siapa guru pemasaran pertama di dunia dan di akhirat juga? Dalam pandangan saya dan dosen saya, guru pemasaran pertama di dunia dan di akhirat serta tetap eksis hingga kini bahkan hingga hari kiamat adalah IBLIS. Saya sangat salut dengan ilmu pemasaran yang dilakukan oleh makhluk satu ini. Saya bisa belajar ilmu pemasaran yang dilakukan oleh dia, tentu saja secara positif lho.

Ya, Iblis dapat dikatakan sebagai guru pemasaran di dunia dan di akhirat, mulai sejak manusia diciptakan hingga hari kiamat nanti. Lho, kok bisa? Secara definitif terbaru, Philip Kotler mendefinisikan pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses dalam menciptakan, mengkomunikasikan, dan membawa nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan dengan pelanggan untuk mencapai keuntungan organisasi dan stakeholder nya. Kini definisi tersebut kita hubungkan dengan pemasaran yang dilakukan Iblis.

Pertama, secara umum kita sudah mengetahui cerita Nabi Adam dan Hawa hingga mereka diturunkan dari Surga ke dunia ini. Betapa hebat dan intensifnya Iblis menginformasikan dan mengkomunikasikan produk buah Khuldi kepada Nabi Adam dan Hawa, padahal Tuhan Yang Maha Kuasa secara jelas dan gamblang melarang untuk memakan buah itu. Dengan informasi produk secara jelas dan menarik mengenai manfaat dari produk tersebut. Dengan semangat pantang menyerah, mulai dari depan Nabi Adam, dari belakang, dari samping kiri-kanan, Iblis terus menawarkan produk ini kepada beliau. So, pada akhirnya produk buah Khuldi ini laris juga dan Nabi Adam dan Hawa turun deh ke dunia.

Kedua, Iblis juga terus berinovasi mengembangkan produk-produknya di dunia. Jika di akhirat, Iblis punya produk buah khuldi. Di dunia, produk-produk Iblis di dunia lebih banyak lagi. Mulai dari prostitusi terselubung hingga prostitusi terlokalisasi. Mulai dari mencontek saat ujian hingga korupsi uang negara. Mulai dari menggunjing hingga memfitnah. Semua itu mereka tawarkan dan komunikasikan secara sempurna kepada manusia. Kita pun jadi tergoda dan bahkan menjadi pelanggan tetap mereka. Tidak hanya itu saja, mereka mengelola pelanggan tetap mereka tersebut secara profesional sehingga menjadi pelanggan yang nurut dan loyal terhadap produk-produk tersebut. Customer Relationship Management-nya benar-benar hebat.

Ketiga, Iblis juga menawarkan perilaku, kebiasaan, dan gaya hidup yang benar-benar membuat kita terlena. Seperti malas, suka terlambat, sombong, dan perilaku lainnya. Mereka tidak-henti-hentinya membisikkan dan mengingatkan kita untuk terus berperilaku seperti itu hingga menjadi gaya hidup kita.

Pada akhirnya, dengan ketiga ilmu pemasaran yang dilakukan oleh Iblis tersebut, informasi dan komunikasi produk yang menarik, produk yang inovatif, penawaran gaya hidup yang menyenangkan, mereka mendapatkan pelanggan yang sangat loyal untuk menemani mereka di akhirat kelak yaitu di neraka. Dia lah guru pemasaran pertama di dunia dan akhirat, mulai awal zaman hingga akhir zaman kelak.

Ingat, yang patut kita pahami disini adalah ilmu pemasaran yang mereka lakukan untuk kita sesuaikan dengan kehidupan kita yang positif lho. Bukan produk-produk yang mereka tawarkan tersebut. Saya menegaskan bahwa ilmu pemasaran bukan ilmu sesat karena Iblis yang melakukan terlebih dahulu. Semua ilmu akan memiliki manfaat yang besar ketika ilmu tersebut digunakan dengan baik dan benar, bukan untuk hal-hal negatif.

Semoga menginspirasi

SUMBER